Langsung ke konten utama

JPU Tolak Pledoi Sjahril Djohan




http://www.metrotvnews.com/image.php?image=bank_video/newsvideo/video_thumb/114551_1.jpg&w=100&h=85

Sumber: metrotvnews.com

Metrotvnews.com, Jakarta: Jaksa penuntut umum (JPU) kasus dugaan mafia hukum menolak seluruh pledoi (keberatan) yang diajukan terdakwa Sjahril Djohan. Dalam repliknya, JPU tetap berkeyakinan bahwa Sjahril terlibat dalam pemberian atau penerimaan uang, baik dari Haposan Hutagalung maupun Susno Duadji.

Dalam paparan replik-nya, JPU menjawab sanggahan (pledoi) kuasa hukum Sjahril yang menyatakan bahwa kliennya hanyalah sebatas kurir untuk menyampaikan uang dari Haposan ke Susno. Menurut JPU, jika Sjahril hanyalah kurir, mengapa yang bersangkutan mengetahui secara jelas jumlah dan pecahan uang yang diberikan. JPU berpendapat, jika Sjahril hanyalah kurir, seharusnya dia tak mengetahui secara detail barang yang dititip.

Selain itu, JPU juga menjawab keberatan terdakwa soal keterlibatannya dalam perkara Gayus Halomoan Tambunan. Menurut JPU, jika Sjahril tidak terlibat, mengapa dia ikut terlibat dalam pertemuan Haposan Hutagalung, yang saat itu sebagai pengacara Gayus, dengan Susno Duadji yang saat itu menjabat Kepala Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri.

Sekadar mengingatkan Sjahril Djohan diduga terlibat mafia perkara terkait PT Salmah Arwana Lestari. Sjahril pun menerima uang dari Haposan, yang selanjutnya diberikan ke Susno agar perkara PT Salmah tidak ditindaklanjuti. Dalam sidang sebelumnya Sjahril dituntut hukuman penjara selama 2 tahun dan denda sebesar Rp75 juta.

Sidang akan dilanjutkan Jumat besok dengan agenda pembacaan duplik dari Sjahril dan kuasa hukumnya.(DSY)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengguna Smartphone Semakin Diincar Penipu

Para penjahat dunia maya kini mulai menargetkan para pengguna smartphone. Bahkan satu dari 100 pengguna smartphone telah menjadi korban penipuan SMS. Dilansir melalui Telegraph, Senin (8/11/2010), perusahaan keamanan mobile, AdaptiveMobile, memprediksi email spam telah berhasil mengelabui satu dari satu juta pengguna mobile internet. Penjahat cyber membujuk para pengguna smartphone untuk mengunjungi situs 'berbahaya' yang diiklankan. Tingkat konversi spam mobile rata-rata lebih tinggi sekira satu persen. Bahkan satu serangan spam SMS dapat menghasilkan lebih dari USD10 juta hanya dalam kurun tiga hari. Jenis penipuan yang ditemukan AdaptiveMobile termasuk di antaranya adalah serangan yang mengeksploitasi kemampuan smartphone untuk dapat terhubung ke internet. Hasil dari eksploitasi itu disebut click fraud, aksi kejahatan yang melibatkan iklan internet untuk menyebar virus di ponsel. Penipuan SMS yang paling sering ditemui adalah pesan yang mengklaim penggun...

Portal-id : Berita Versi Bahasa Jawa

PORTAL -Berbagai situs berita saling bersaing untuk menyajikan berbagai berita yang akurat, tajam, den tentunya layak  untuk "dikonsumsi". Setelah melalui proses yang panjang, akhirnya salah satu situs berita terbesar di indonesia berhasil menduduki papan atas dunia, yaitu detik.com. Para blogger pun sebagian mulai berlomba-lomba untuk membuat blog yang juga menyajikan informasi/ berita, baik itu berupa berita politik, bisnis, pendidikan, budaya dan sebagainya. Berangkat dari hal itulah portal-id, blog portal indonesia yang mulai online beberapa hari yang lalu (07/10/10) dengan menggunakan platform blogspot ikut andil dalam memberikan informasi kepada khalayak. Walaupun dengan cara mengutip dari situs situs lain, namun tetap pada prinsip blogger copas mania "tetap mencantumkan sumbernya" Sebagaimana JTV, televisi kebanggaan masyarakat jawa timur khususnya,. yang menyajikan berita-berita dalam bahasa jawa timuran yang juga secara tidak langsung ikut menjaga b...

Pacar Hamil , Diperkosa Masal

Angga Serahkan Pacar Hamil Untuk Diperkosa Masal Sungguh biadab perbuatan Angga (22) warga Jl Karangrejo Sawah, Surabaya. Setelah tahu pacarnya, Trw (18) hamil akibat perbuatannya, mahasiswa asal Sumenep ini malah mengumpankan pacarnya tersebut kepada lima temannya untuk diperkosa ramai-ramai. Tentu dengan harapan bisa lepas tanggung jawab. Perkosaan massal ini berhasil dibongkar anggota Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Surabaya, Rabu (13/10/2010). Dari pengusutan kasus ini, polisi menangkap tiga mahasiswa, sedangkan tiga lelaki lainnya, yang sehari-hari bekerja sebagai pekerja pabrik, masih buron. Tiga tersangka yang telah dijebloskan ke tahanan Polrestabes masing-masing Angga (22) mahasiswa sebuah perguruan tinggi swasta (PTS) di Surabaya asal Pangarangan, Sumenep. Pacar korban itu ditangkap di rumah kosnya di Karangrejo Sawah, Surabaya. Dua pelaku lainnya adalah Harto (25) asal Jalan Cenderawasih, Sumenep, indekos di Jalan Kendangsari Surabaya, serta Yog...