Senin, 11 Oktober 2010

Kampanye Sepeda Tak Kenal Lelah

Artis Yenny Rachman & Walikota Jakarta Selatan
Syahrul Effendi (Antara/ DKI-Agus)
Syahrul Effendi. Dia tak lain seorang tokoh publik yang dikenal tidak pernah lepas dari kegiatan bersepeda. Bahkan tengah kesibukannya memimpin Kotamadya Jakarta Selatan dia selalu bersepeda ke kantor.

Secara konsisten pula, walikota ini mengkampanyekan penggunaan sepeda mulai
dari tingkat anak sekolah, pegawai pemerintahan, swasta, sampai warga di pelosok kampung Jakarta Selatan.

Bersepeda, di hati pria kelahiran Bukit Tinggi, 17 Desember 1957 itu, punya nilai historis yang tinggi. Di rumah bapak dari empat anak ini, sampai memiliki sejumlah koleksi sepeda jenis ontel.

"Saya sangat suka sekali sepeda ontel sudah ada lima sepeda yang didapatkan dari berbagai daerah, seperti Yogyakarta dan Solo," ujarnya saat berbincang dengan VIVAnews.com.

Sepeda ontel klasik itu, biasanya dipakai Syahrul setiap Jumat pagi bersama camat dan lurah. Dengan sepeda, dia berkeliling Jakarta Selatan untuk meninjau langsung fasilitas warga, seperti posyandu dan rumah sehat.

"Terkadang ketika ngantor dari rumah saya di Jalan Bangka Buntu I ke kantor walikota, saya suka menggunakan sepeda," kata mantan Kepala Bidang Aparatur Baswada Provinsi Jakarta ini.

Bersepeda menurutnya, selain bermanfaat bagi kesehatan dan stamina tubuh, juga dapat digunakan sebagai alat transportasi yang ramah lingkungan dan tentu saja mengurangi kemacetan di jalan raya.

Agar kampanye bersepeda ini benar-benar mengena, ia telah memerintahkan para camat dan lurah untuk memakai sepeda ketika bertugas di masyarakat.

"Selain mengurai polusi dan kemecatan, dapat memberikan kesadaran bersepeda kepada warga," katanya.

"Kalau kita tidak memberikan contoh atau memulainya, bagaimana masyarakat akan sadar dan peka."

Usaha konkret dari kampanye bersepeda yang digalakkan Syahrul, akan dituangkan dengan proyek pembuatan jalur khusus sepeda di Jakarta Selatan.

"Itu impian saya yang sedikit lagi akan terwujud, apalagi warga khususnya Jakarta Selatan sudah mulai sadar memakai sepeda," kata pria yang sempat bercita-cita sebagai wartawan itu.

Upaya untuk merealisasikan jalur khusus sepeda juga tak terlepas dari tantangan dan ujian yang berat. Ujian, antara lain datang dari Gubernur Fauzi Bowo.

"Kalau yang naik sepeda cuma si Syahrul sama kelompoknya belum perlu jalur sepeda, tapi kalau si Syahrul udah mampu buat warga di Jaksel bersepeda, kite pasti buat tuh jalur sepeda secepatnya," kata Syahrul mengutip pernyataan Fauzi saat itu.

Syahrul makin tertantang. Ia terus menggalang dukungan lewat komunitas bersepeda, antara lain Goes To School, Ontel Jakarta Selatan, dan Bike To Work di Jakarta Selatan. Hingga saat ini, jumlah anggotanya telah mencapai 6.500 orang.

Kongres Sepeda Indonesia yang digagas Syahrul beberapa waktu lalu, bahkan juga berhasil memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia.

"Tak ada alasan lagi untuk menunda pembangunan jalur sepeda yang akan dimulai 2011," kata Ketua Komite Sepeda Indonesia ini. (adi) (VIVAnews )

Romeltea Media
Panamedia : my life and future Updated at:
Get Free Updates:
*Please click on the confirmation link sent in your Spam folder of Email*

1 komentar so far. What are your thoughts?

 
back to top